Fakta Kopi Luwak yang Harus Diketahui

Apa yang anda pikirkan bila mendengar kata kopi luwak. Mungkin sebagian orang akan merasa jijik ketika mengingat proses pembuatan yang berasal dari kotoran luwak. Namun sebagian lainnya khususnya pecinta kopi, mengakui bahwa kopi luwat itu rasanya sangat lezat dan pantas jika disebut sebagai kopi termahal. Selain memiliki rasa yang nikmat, masih ada lho segelintir gakta lain dari kopi termahal ini.

1. Kopi Luwak Ternyata Kopi Bagi Rakyat Jelata

Sejatah kopi luwak sebenarnya bisa ditelusuri sejak zaman Belanda. Jadi saat itu para buruh perkeebunan kpi itu datang oleh Belanda untuk mengolah kopi di kebun. Setelah tahu bahwa rasa kopi yang dihasilkan dari kotoran luwak ini ternyata lezat, barulah tren kopi luwak mulai tersebat.

2. Indonesia merupakan penghasil kopi luwak terbanyak

Mayoritas penghasil kopi luwak memang berada di Asia Tenggara, seperti Filipina, Vietnam, dan Indonesia. Nah, dengan kondisi alam yang konduktid untuk tempat tinggal luwak, kita bolh bangga nih karena Indonesia bisa jadi produsen kopi luwak terbesar uang mencapai 200 kg tiap tahunnya.

3. Kepopulerannya meningkat saat muncul di film TheBucket List dan Oprah Winfrey Show

Ingat scene dimana Jack Nicholson menawarkan kopi luwak pada Morgan Freeman dalam film The Bucket List? Lalu Oprah Winfrey pun juga pernah mengenalkan kopi luwak ke penontonnya. Setelah “debut”nya itu, permintaan kopi luwak pun meningkat drastis khususnya di Amerika dan eropa.

4. harga per cangkirnya bisa mencapai USD100 lho!

Rata-rata seekor luwak hanya bisa menghasilkan 0,2 sampai 0,4 kg biji kopi. Hal tersebut membuat produksi kopi luwak per tahun kurang dari 1 ton. Gak heran kalo harga per cangkirnya di Amerika dapat mencapai USD100. Harga yang cukup mahal untuk secangkic kopi memang. Tapi banyak penikmat kopi yang mengakui bahwa harga ini setara dengan rasa yang dihasilkan.

5. Terdapat 2 jenis kopi luwak yang menentukan kualitasnya

Kualitas kopi tersebut ditentukan dari bagaimana cara kita memanen biji kopi tersebut. Jika biji kopi berasal dari luwak yang dibiarkan hidup dialam liar, dapat dijamin bahwa kopi tersebut memiliki kualitas yang lebih baik.

Sebaiknya, jika luwak sengaja diternak dan dikurung didalam kandang, kualitas kopi yang dihasilkan akan menurun. Cara ini juga banyak mendapat kecaman di luar negeri karena perlakuan orang terhadap luwak cukup brutal, karena dipaksa hanya memakan biji kopi secara berlebihan. Akibatnya banyak luwak yang menderita stres dan kesehatannya terganggu.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *