Mengintip Proses Pembuatan Kopi Luwak

Mengintip Proses Pembuatan Kopi Luwak

Mengintip Proses Pembuatan Kopi Luwak – Kopi luwak memang didapat dari biji kopi yang ada dari kotoran luwak, Yaitu hewan liar yang sejenis dengan musang.

Akan tetapi Kopi ini digemari karena memiliki sebuah cita rasa unik. Berbeda dengan cita rasa kopi biasa walaupun dihasilkan dari tumbuhan yang sama. Penciptaan kopi luwak masih sangat terbatas. Jangan heran jika biayanya dapat selangit.

Kopi luwak dapat dikatakan kopi khas Indonesia, walapun ditemui pula di Filipina.  Tentunya bangsa kita sudah mengenal terlebih dulu semenjak pada jaman pemerintahan kolonial dahulu kala.

Kuli pada perkebunan pada saat itu memang telah terbiasa dengan mengkonsumsi kopi luwak. Karena setiap tukang kebun memperbolehkan kuli tersebut untuk mengambil buah yang jatuh untuk dapat dikonsumsi oleh mareka.

Tercantum biji kopi yang ditinggalkan luwak dalam kotorannya. Kerutinan ini diyakini bagaikan dini dikenalnya kopi luwak.

Ada 2 tipe kopi luwak, ialah kopi dari luwak liar serta luwak tangkaran. Kopi luwak liar didapatkan dari kotoran luwak di alam leluasa. Umumnya kotoran luwak tersebut dipungut dari hutan- hutan di sekitar perkebunan kopi. Kopi luwak liar dipercaya mempunyai mutu yang lebih baik dibandingkan luwak tangkaran.

Kopi luwak tangkaran didapatkan dengan cara membudidayakan luwak dalam kandang. Setelah itu luwak tersebut diberi makan kopi.

Setelah itu kotoran dari luwak dapat ditampung dengan biji kopi yang ada didalam kotoran luwak tersebut. Lalu dipilih untuk dapat di oleh lagi selanjutnya.

Fauna luwak

Luwak ialah hewan karnivora tercantum dalam suku musang. Nama ilmiah luwak adalah Paradoxurus hermaphroditus. Hewan ini menyukai hutan- hutan sekunder yang bersebelahan dengan perkebunan serta permukiman manusia. Luwak banyak ditemui masuk ke wilayah permukiman.

Luwak memiliki kerutinan membuang kotoran di tempat- tempat yang kerap dilewatinya. Kotoran yang ditinggalkannya umumnya masih mengandung biji- bijian utuh. Pencernaan luwak sangat dapat mengolah biji- bijian dengan sempurna.

Salah satu biji- bijian yang sering dimakan luwak merupakan buah kopi. Luwak dipercaya cuma memilah buah kopi yang bermutu prima buat dimakan. Buah tersebut mengalami fermentasi dalam saluran pencernaannya. Kulitnya habis di cerna sebaliknya bijinya senantiasa utuh serta dikeluarkan bersama feses.

Penciptaan kopi luwak

Bersamaan meningkatnya permintaan pasar, kopi luwak yang dihasilkan luwak liar terus menjadi susah didapat. Perihal ini mendesak para pelakon usaha untuk membudidayakan luwak secara spesial supaya dapat diambil biji kopinya. Mereka memproduksi kopi dengan langkah- langkah bagaikan berikut:

Menyeleksi buah kopi yang bermutu baik buat diberikan pada luwak. Setelah itu buah tersebut dicuci serta dibersihkan.

Sehabis itu buah kopi diberikan pada luwak. Hewan ini masih hendak memilihnya lagi. Luwak mempunyai indera penciuman yang tajam. Ia ketahui buah kopi terbaik yang layak dimakan.

Sehabis itu tunggu sampai luwak menghasilkan feses ataupun kotorannya. Pengambilan feses umumnya dicoba pagi hari.

Feses yang memiliki biji kopi dikumpulkan serta dibersihkan dalam air mengalir. Setelah itu jemur biji kopi dijemur sampai kering. Biji kopi dari kotoran luwak masih mempunyai susunan tanduk yang wajib diolah lebih lanjut.

Biji kopi yang sudah dicuci serta dikeringkan diolah lebih lanjut dengan proses basah. Buat lebih perinci menimpa metode proses pengolahan tersebut silahkan baca pengolahan biji kopi.

Pertumbuhan teknologi

Berusia ini ditemui metode memproduksi kopi luwak yang lebih instan. Pakar pangan IPB, Dokter. Erliza Noor, sukses mempelajari metode membuat kopi luwak tanpa luwak. Prosesnya meniru fermentasi enzimatis semacam yang terjalin dalam perut luwak.

Respon enzimatis yang dicoba mengaitkan kuman penghancur sel( selulotik), penghancur protein( proteolitik) serta xilanolitik. Kuman tersebut didapatkan dari hasil isoloasi serta pilih kotoran luwak.

Tata cara fermentasinya mengadaptasi sistem pencernaan luwak. Dimana kulit buah kopi dijadikan media buat perkembangan mikroba. Dari proses tersebut dihasilkan enzim yang berfungsi buat mengganti komponen kimia biji kopi.

Bagi penelitinya proses ini dapat jadi alternatif pembuatan kopi luwak, ditengah bermacam keterbatasan dalam memproduksinya dengan memakai hewan. Dengan tata cara ini penciptaan kopi dapat dicoba secara lebih massal, lebih kilat, murah serta bersih.“ Tanpa kurangi kualitas serta cita rasa” ucapnya.

Polemik kopi luwak

Dibalik popularitasnya yang terus menjadi besar, kopi luwak pula menuai polemik. Banyak segi yang dipertanyakan. Mulai dari isu kesehatan serta keamanan pangan sampai isu konservasi area serta kesejahteraan binatang.

a. Keamanan pangan

Mengingat kopi tipe ini dihasilkan dari kotoran hewan, banyak pihak mempertanyakan kebersihan serta kesehatannya untuk manusia. Sebab kotoran dikira bagaikan tempat tumbuhnya mikroba beresiko.

Kekhawatiran ini ditepis regu periset BBPPPP. Dalam laporan penelitiannya, mereka menuliskan kalau proses pembuatan kopi luwak mempengaruhi terhadap keamanan pangan produk yang dihasilkan. Baik buruknya bergantung pada proses pengolahan lanjutannya. Memanglah proses pencucian serta penjemuran yang salah bisa merangsang kapang serta mikroba beresiko dalam kopi. Tetapi apabila prosesnya dicoba dengan benar, kopi yang dihasilkan nyaman buat disantap.

b. Kesejahteraan hewan

Sebagian waktu kemudian, beberapa supermarket di Inggris memboikot kopi luwak. Peristiwa ini dipicu keluhan golongan pecinta binatang. Mereka menyangka proses penciptaan kopi mengabaikan kesejahteraan hewan. Luwak dituntut memakan kopi cuma buat diambil kotorannya. Perihal ini dikira mengeksploitasi serta menyiksa hewan.

Tetapi pemerintah menepis asumsi itu, mereka menyangka tidak terdapat kelainannya dengan sapi yang diperah susunya. Toh, walaupun diberi pakan buah kopi para penangkar juga senantiasa membagikan pakan lain. Alasannya apabila luwaknya dieksploitasi setelah itu mati, produsen pula yang merugi.

Dengan terdapatnya polemik ini bermacam pihak mengambil perilaku berbeda. Terdapat yang memilah cuma menjual kopi luwak liar. Terdapat pula yang memilah membetulkan proses penangkaran.

Misalnya dengan lebih mencermati kesejahteraan fauna. Luwak tidak dituntut memakan buah kopi secara berlebih. Pakan lain senantiasa disediakan serta luwak dibiarkan memilah sendiri.

Baca Artikel Menarik Lainnya : Efek Samping Minum Kopi Setiap Hari

Proses Mengolah Biji Kopi Yang Baik

Proses Mengolah Biji Kopi Yang Baik

Proses Mengolah Biji Kopi Yang Baik – Secangkir kopi dihasilkan lewat proses yang sangat panjang. Mulai dari metode budidaya.

Pengolahan pasca panen sampai ke penyajian akhir. Cuma dari biji kopi bermutu secangkir kopi bercita rasa besar dapat tersaji di meja kita.

Buah kopi yang sudah dipanen wajib lekas diolah buat menghindari terbentuknya respon kimia yang dapat merendahkan kualitas kopi.

Hasil panen disortasi serta dipilah bersumber pada kriteria tertentu, silahkan baca metode memanen buah kopi. Buah mutu prima apabila diolah dengan benar hendak menciptakan biji kopi bermutu besar.

Secara universal diketahui 2 metode mencerna buah kopi jadi biji kopi, ialah proses basah serta proses kering.

tidak hanya ada proses semi basah dan juga semi kering. Yang mana hal tersebut adalah modifikasi dari kedua proses tersebut.

Tiap metode pengolahan memiliki keunggulan serta kelemahan, baik ditinjau dari kualitas biji yang dihasilkan ataupun komponen bayaran penciptaan.

Pengolahan dengan proses basah

Proses Mengolah Biji Kopi Yang Baik – Bayaran penciptaan proses basah lebih mahal dibandingkan proses kering. Proses basah kerap dipakai buat mencerna biji kopi arabika.

Sebabnya, sebab kopi tipe ini dihargai lumayan besar. Sehingga bayaran pengolahan yang dikeluarkan masih sebanding dengan harga yang hendak diterima. Berikut tahapan buat mencerna biji kopi dengan proses basah.

Proses pengolahan biji kopi( Basah)

a. Sortasi buah kopi

Sehabis buah kopi dipanen, lekas jalani sortasi. Pisahkan buah dari kotoran, buah berpenyakit serta buah cacat. Pisahkan pula buah yang bercorak merah dengan buah yang kuning ataupun hijau. Pembelahan buah yang lembut serta bercorak merah( buah superior) dengan buah inferior bermanfaat buat membedakan mutu biji kopi yang dihasilkan.

b. Pengupasan kulit buah

Kupas kulit buah kopi, dianjurkan dengan dorongan mesin pengupas. Ada 2 tipe mesin pengupas, yang diputar manual serta bertenaga mesin. Sepanjang pengupasan, alirkan air secara terus menerus kedalam mesin pengupas.

Dengan cara mengalirkan air ini dapat berguna untuk dapat melunakan kulit dari buat kopi. Yang mana akan dengan mudah melepaskan biji nya.

Hasil dari proses dalam mengelupaskan kulit buah dari biji kopi. Yang mana masih memiliki kulit tanduk, Atau yang biasa disebut sebagai biji kopi HS.

c. Fermentasi biji kopi HS

Jalani fermentasi terhadap biji kopi yang sudah dikupas. Ada 2 metode, awal dengan merendam biji kopi dalam air bersih.

Cara kedua adalah. Kalian dapat menumpukan biji kopi yang basa didalam bak semen atau bisa juga dengan mengunakan bak kayu. Setelah itu kalian bisa menutupnya dengan mengunakan karung goni yang sudah dibasahi.

Lama proses fermentasi pada area tropis berkisar antara 12- 36 jam. Proses fermentasi pula dapat diamati dari susunan lendir yang menyelimuti biji kopi. Apabila susunan telah lenyap, proses fermentasi dapat dikatakan berakhir.

Sehabis difermentasi mencuci kembali biji kopi dengan air. Bilas sisa- sisa lendir serta kulit buah yang masih melekat pada biji.

d. Pengeringan biji kopi HS

Langkah berikutnya biji kopi HS hasil fermentasi dikeringkan. Proses pengeringan dapat dengan dijemur ataupun dengan mesin pengering. Buat penjemuran, tebarkan biji kopi HS di atas lantai jemur secara menyeluruh. Ketebalan biji kopi hendaknya tidak lebih dari 4 centimeter. Balik biji kopi secara tertib paling utama kala masih dalam kondisi basah.

Lama penjemuran dekat 2- 3 minggu serta hendak menciptakan biji kopi dengan kandungan air berkisar 16- 17%. Sebaliknya kandungan air yang di idamkan dalam proses ini merupakan 12%.

Buat memperoleh kandungan air cocok dengan yang di idamkan jalani penjemuran lanjutan. Tetapi langkah ini umumnya agak lama mengingat tadinya biji kopi telah direndam serta difermentasi dalam air.

Umumnya, pengeringan lanjutan dicoba dengan dorongan mesin pengering sampai kandungan air menggapai 12%. Langkah ini hendak lebih mengirit waktu serta tenaga.

e. Pengupasan kulit tanduk

Sehabis biji kopi HS menggapai kandungan air 12%, kupas kulit tanduk yang menyelimuti biji. Pengupasan dapat ditumbuk ataupun dengan dorongan mesin pengupas( huller). Diajarkan dengan mesin buat kurangi efek kehancuran biji kopi. Hasil pengupasan pada sesi ini diucap biji kopi beras( green bean).

f. Sortasi akhir biji kopi

Sehabis dihasilkan biji kopi beras, jalani sortasi akhir. Tujuannya buat memisahkan kotoran serta biji rusak. Berikutnya, biji kopi dikemas serta ditaruh saat sebelum didistribusikan.

Pengolahan dengan proses kering

Proses kering lebih kerap digunakan buat mencerna biji kopi robusta. Pertimbangannya, sebab biji kopi robusta tidak semahal arabika. Berikut tahapan buat mencerna biji kopi dengan proses kering.

Proses pengolahan biji kopi( Kering)

a. Sortasi buah kopi

Tidak berbeda dengan proses basah, lekas jalani sortasi begitu berakhir panen. Pisahkan buah superior dengan buah inferior bagaikan indikator mutu.

b. Pengeringan buah kopi

Jemur buah kopi yang sudah disortasi di atas lantai penjemuran secara menyeluruh. Ketebalan kopi yang dijemur sebaiknya tidak lebih dari 4 centimeter. Jalani pembalikan minimun 2 kali dalam satu hari.

Proses penjemuran umumnya membutuhkan waktu dekat 2 minggu serta hendak menciptakan buah kopi kering dengan kandungan air 15%. Apabila kandungan air masih besar jalani penjemuran ulang sampai menggapai kandungan air yang di idamkan.

c. Pengupasan kulit buah serta kulit tanduk

Buah kopi yang sudah dikeringkan siap buat dikupas kulit buah serta kulit tanduknya. Upayakan kandungan air buah kopi terletak pada kisaran 15%. Sebab, apabila lebih hendak susah dikupas, sebaliknya apabila kurang berbahaya rusak biji.

Pengupasan dapat dicoba dengan metode ditumbuk ataupun memakai mesin huller. Kelemahan metode ditumbuk merupakan prosentase biji rusak besar, dengan mesin efek tersebut lebih rendah.

d. Sortasi serta pengeringan biji kopi

Setelah buah kopi tersebut telah dikupas. Lalu kalian bisa mensortif dan juga memisagkan produk yang baik dari sisa kulit buah, Kulit Tanduk, Biji kopi yang rusak dll. Biji kopi tersebut akan normal dengan kandungan air 12%.

Apabila belum menggapai 12% jalani pengeringan lanjutan. Dapat dengan penjemuran ataupun dengan dorongan mesin pengering. Apabila kandungan air lebih dari angka tersebut, biji kopi hendak gampang terkena jamur.

Apabila kurang biji kopi gampang meresap air dari hawa yang dapat mengganti aroma serta rasa kopi. Sehabis menggapai kandungan air kesetimbangan, biji kopi tersebut telah dapat dikemas serta ditaruh.

Pengemasan serta Penyimpanan

Kemas biji kopi dengan karung yang bersih serta hindarkan dari bau- bauan. Buat penyimpanan yang lama, tumpuk karung- karung tersebut diatas suatu palet kayu setebal 10 centimeter. Bagikan jarak antara tumpukan karung dengan bilik gudang.

Kelembaban gudang hendaknya dikontrol pada kisaran kelembaban( RH) 70%. Penggudangan bertujuan buat menaruh biji kopi saat sebelum didistribusikan kepada pembeli.

Biji kopi yang ditaruh wajib bebas dari serbuan hama serta penyakit. Jamur ialah salah satu faktor utama menyusutnya mutu kopi terlebih buat wilayah tropis

Baca Artikel Menarik Lainnya : Kopi Untuk Kecerdasan Otak

Diciptakan oleh seorang Engineer bernama Alan Adler yang juga pendiri Aerobie. AeroPress telah dan pantas menjadi inspirasi yang hebat di dalam berbagai metode penyeduhan. AeroPress yang ringan dan mudah dibawa kemana-mana, mampu menghasilkan seduhan kopi yang manis dan full-bodied dimanapun kamu berada seperti di rumah, saat camping maupun perjalanan jauh. Metode penyeduhan ini sangat baik ketika kamu sedang berada diluar rumah atau jika kamu tidak memiliki Scale (timbangan).

TOTAL WAKTU PENYEDUHAN: 1 MENIT 30 DETIK

Apa Yang Kamu Butuhkan:

  • Alat seduh AeroPress
  • Filter AeroPress
  • Grinder
  • 17g kopi atau sekitar 2 ½ Sendok Makan (ukuran 1 AeroPress Scoop)
  • Air panas mendidih secukupnya (sekitar 96°C)
  • AeroPress paddle atau pengaduk
  • Timer
  • Gelas Mug

SAATNYA MULAI MENYEDUH!

1. Timbang dan Giling

Timbang dan giling 17g kopi (satu sendok bulat AeroPress atau sekitar 2 ½ Sendok Makan). Giling kopi di tingkat Medium-Fine atau tingkat kehalusannya seperti garam.

2. Siapkan AeroPress

Siapkan AeroPress untuk mulai menyeduh dengan menempatkan filter di dalam basket. Selanjutnya, panaskan alat seduh dan bilas filter dengan air panas. Hal ini akan menghilangkan rasa kertas dan menghangatkan semuanya. Panaskan juga gelas mug kamu dengan air panas saat itu juga.

3. Tambahkan Kopi

Buang air bilasan dari gelas mug kamu. Pasang basket di bagian bawah brew chamber dan letakkan diatas gelas mug. Jika kamu memerlukannya, gunakan funnel (atau coffee loader) bawaan AeroPress saat menambahkan 17g kopi. Kemudian, angkat funnel-nya.

4. Tambahkan Air

Mulai timer ketika kamu menuangkan air panas (cukup mendidih atau sekitar 96°C) ke dalam alat seduh-mu. Basahi semua bubuk dalam waktu 10 detik. Tuang sampai di Nomor 4 atau sekitar 220g air jika kamu menggunakan scale. Putar brew chamber-nya, pastikan semua kopi telah tercampur rata dengan air.

5. Tempatkan Plunger dan Tunggu

Setelah kamu sampai di Nomor 4, aduk “lumpur” (campuran kopi dan air) dan tempatkan plunger diatas brew chamber dan tarik sedikit untuk membuat ruang tekanan. Jangan dorong sekarang!

6. Aduk dan Dorong

Pada waktu 01:15, angkat segel tekanan dan aduk campuran kopi dan air menggunakan sendok atau paddle. Tempatkan plunger kembali dan tekan ke bawah secara perlahan dengan tekanan yang stabil, segera berhenti setelah kamu mendengar suara mendesis. Seluruh proses penyeduhan ini harus diselesaikan dibawah dua menit dan menghasilkan tujuh sampai delapan ons kopi (sekitar 207-236 mL).

7. Bersihkan dan Nikmati

AeroPress sangat mudah untuk dibersihkan. Cukup dengan melepas basket dan dorong bubuk kopi dan filter. Bersihkan karet plunger dengan air panas dan kamu sudah siap untuk seduhan-mu yang berikutnya

cemilan-asik-untuk-menikmati-kopi

Cemilan Asik Untuk Menemani Ngopi – Kopi dan cemilan merupakan sebuah pasangan yang sangat pas untuk memulai hari. Biasanya beberapa orang yang gemar minum kopi akan memiliki cemilannya sendiri dalam menikmatin lezatnya kopi tersebut ditambah dengan cemilan yang asik.

Pada jaman dulu sebelum adanya cafe-cafe tempat ngopi yang asik di Indonesia, kakek dan nenek kita biasanya itu menikmati kopi dengan cara datang ke warung kopi atau saung yang biasanya banyak terdapat di pinggir jalan dan tempat bersantai lainnya. Sambil minum kopi biasanya saat itu pasti ada cemilan seperti gorengan ubi, pisang atau roti. Dan hal semacam ini juga masih berlaku hingga saat ini. Namun semakin kesini, semakin juga banyak pilihan dalam cemilan untuk menemani ngopi, banyak jenis makanan ringan yang dapat kalian jadikan teman ngopi yang asik. Berikut ini kami akan memberikan kombo special untuk ngopi dan ngemil yang asik banget :

Kopi Hitam & Toast

Kopi hitam dengan seduhan ala pour over dan manual brew methods yang lainnya memang sangat asik jika di nikmati untuk memulai hari. Kombo nikmat teman ngopi yang pertama adalah dengan Kopi hitam yang dicampur dengan toast untuk mendapatkan rasa nikmat saat ngopi di pagi hari. Toast memiliki rasa yang cukup nikmat dan pas juga untuk di nikmati pada saat pagi hari serta pastinya lebih sehat jika di bandingkan dengan gorengan. Jika anda rasa toast saja belum cukup mengenyangkan, anda dapat menambahkan telur mata sapi agar lebih memuaskan selera cemilan pagi hari kalian.

Turkish Coffee & Kacang-Kacangan

Turki dikenal dengan gaya ngopinya dengan menggunakan kacang dan kismis. Jika kalian ingin mencoba menikmati kopi di pagi hari kalian dengan suasana yang lebih nyantai, kalian dapat membuat kopi dengan cara menyeduhnya menggunakan ibrik atau cezve, dan mengganti menu cemilannya dari gorengan menjadi kacang-kacangan yang gurih. Atau jika kalian mau lebih sehat lagi, anda dapat mengganti kacang goreng dengan kacang rebus. So, udah pasti kombo ngopi yang satu ini bakalan bikin suasana hati kalian di pagi hari menjadi sangat berkesan.

Café Latte & Nastar

Apabila biasanya di saucer cafe latte atau cappucino yang sering kita pesan pasti diselipkan sekeping kukis atapun biskuit, dan pastinya anda sudah bosan ya dengan cemilan tersebut. Nah untuk kalian yang bosan dengan menu tersebut, kalian dapat menikmati secangkir kopi dengan pasangan kue nastar yang memiliki rasa nikmat. Cara menikmati kombo yang satu ini adalah dengan mencelupkan nastar pada kopi yang akan anda nikmati, rasanya pasti akan lebih nikmat lagi.

Menurunkan berat badan dengan meminum kopi merupakan trend baru yang cukup akurat dan juga efektif. Minuman yang sering dikenal mampu menghilangkan rasa kantuk ini ternyata bisa dimanfaatkan untuk melangsingkan badan. Untuk anda yang memiliki berat badan yang berlebih atau obesitas, pasti sering merasa kebingungan untuk menemukan cara yang paling tepat dan ampuh untuk menurunkan berat badan. Mungkin hampir semu cara pernah anda coba seperti dari mengkonsumsi obat atau jamu pelangsing, melakukan olahraga ataupun dengan cara diet ketat.

Cara diet yang seperti itu memang cukup menyiksa dan bisa memperburuk kondisi kesehatan dan badan anda. Oleh karena itu anda harus lah berhati-hati dalam memilih cara diet yang tepat, seperti meminum kopi. Namun anda tidak bisa meminum kopi semau anda, ada aturan-aturan yang tetap harus anda perhatikan. Berikut ini aturan minum kopi hijau yang harus anda ketahui.

Aturan minum kopi hijau pertama, konsumsi kopi hijau pada batas yang wajar.
Selama mengkonsumsi dalam batas yang wajar, meminum kopi sangatlah baik untuk kesehatan. Tapi jika anda menambahkan krim dan gula yang terlalu banyak, maka cara ini tidak bisa membantu anda untuk menurunkan berat badan, tapi malah menjadi pemicu penumpukan lemak. Disamping itu, mengkonsumsi kopi dengan berlebihan juga bisa menyebabkan depresi.

Aturan minum kopi hijau kedua, minum kopi hijau sebelum berolahraga.
Untuk merasakan manfaat dari meminum kopi untuk menurunkan badan, maka anda harus mengurangi gula dan krim, dan pilihlah kopi yang mengandung cukup kafein. Sebab kafein dapat meningkatkan energi dan juga metabolisme tubuh, jadi cukup bermanfaat untuk diminum sebelum berolahraga.

Aturan minum kopi hijau ketiga, minum kopi hijau pada malam hari dengan salad.
Kopi juga bisa mengurangi rasa lapar. Oleh sebab itu, untuk bisa menurunkan berat badan, maka minumlah secangkir kopi hijau setelah selesai makan malam. Tapi, makan yang pada larut malam dapat menyebabkan kenaikan berat badan. Oleh karena itu, makan salad dan secangkir kopi pada malam hari sangat baik untuk menurunkan berat badan anda.

Apabila kamu menurunkan berat badan dengan menggunakan aturan-aturan ini, tentunya kamu harus mengonsumsi kopi hijau secara rutin agar berat badanmu turun hingga 7 kg.

Itulah tadi beberapa aturan minum kopi hijau. Anda harus mengikuti semua aturan tersebut supaya progam diet anda berhasil, jika tidak maka minum kopi tidak akan bisa memberikan manfaat yang signifikan khususnya untuk menurunkan berat badan Anda.